Perbedaan Jenis Minyak Rem Mobil Yang Wajib Diketahui

Piwulang – Salah satu komponen mobil yang wajib untuk lebih diperhatikan yaitu komponen sistem pengereman. Seiring dengan pemakaian, minyak rem pada mobil tentu bisa saja berkurang sewaktu-waktu. Jangan biarkan minyak rem pada mobil dalam keadaan habis, hal ini bisa membahayakan penumpang dan juga pengemudi mobil.

Minyak rem pada mobil memiliki peran yang cukup penting. Hal ini dikarenakan minyak rem berperan untuk memberikan pelumasan yang cukup untuk komponen logam pada kampas rem dan juga piringan. Kampas dan piringan pada sistem pengereman ini akan selalu bergesekan ketika digunakan, hal ini bisa menyebabkan komponen menjadi panas.

Karena adanya gaya gesekan itulah, komponen pengereman membutuhkan pelumas agar komponen tidak mudah rusak. Minyak rem juga memiliki fungsi lain sebagai penyalur sistem hidrolik karena minyak rem memiliki sifat cair.

Bagi pemilik kendaraan yang minyak remnya sudah hampir habis atau ingin melakukan penggantian minyak rem, ada baiknya untuk mengetahui jenis-jenis minyak rem mobil yang beredar di pasaran. Berikut ini beberapa jenis minyak rem dan juga perbedaannya.

DOT 3

Minyak rem dengan jenis ini memiliki kandungan polyglycol ether yang memiliki fungsi dapat menyerap air. Ketika minyak tercampur dengan air, wujudnya akan tetap sama. Selain itu, minyak rem dengan jenis DOT 3 lebih mudah ditemukan dipasaran.

Namun minyak rem jenis ini memiliki kekurangan, yakni bisa merusak karet alami, merusak cat dan juga dapat menimbulkan karat jika minyak rem tidak diganti secara berkala.

DOT 4

Minyak rem dengan jenis DOT 4 ini biasanya digunakan pada mobil

keluaran lama. Minyak rem ini memiliki kelebihan dimana titik didih yang dimiliki lebih tinggi jika dibandingkan dengan minyak rem DOT 3.

Minyak rem jenis ini tentu juga memiliki kekurangan. Selain tidak dapat menyerap air, minyak rem ini juga dapat merusak cat. Hal lain yang menjadi kelemahan pada minyak rem jenis ini yaitu, harga yang ditawarkan lebih mahal serta dapat menimbulkan korosi pada sistem pengereman.

DOT 5

Minyak rem jenis DOT 5 ini memiliki bahan dasar silikon. Kelebihan minyak rem jenis ini yakni tidak mudah merusak cat, tidak menyerap air sehingga lebih cocok pada keadaan lembap, dan lebih ramah terhadap berbagai jenis karet rem.

Beberapa kekurangan dari minyak rem jenis ini yakni tidak cocok untuk digunakan pada sistem pengereman berjenis ABS. Selain itu, minyak rem ini juga memiliki daya pelumas yang kurang baik dan memerlukan daya yang lebih besar ketika akan melakukan pengereman.

DOT 5.1

Minyak rem jenis ini merupakan minyak rem terbaru untuk saat ini. Perbedaan minyak rem ini terletak pada bahan dasarnya. Minyak rem jenis DOT 5.1 tidak lagi menggunakan bahan dasar yang berasal dari silikon, melainkan menggunakan glycol.

Minyak rem DOT 5.1 ini memiliki kemiripan dengan minyak rem jenis DOT 4. Namun, memiliki titik didih yang lebih tinggi, dan juga lebih ramah dengan berbagai karet rem, sehingga cocok untuk sistem pengereman pada mobil terbaru.

Jadi, minyak rem jenis apa yang digunakan pada kendaraan Anda?

Share: