Mobil Kelebihan Muatan? Ini Bahaya yang Akan Terjadi

Piwulang – Mobil MPV (Multi-Purpose Vehicle) merupakan salah satu mobil yang paling diminati masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan karena mobil jenis ini mampu menampung banyak penumpang maupun muatan barang.

Pada saat liburan maupun hari raya, tak jarang banyak yang mengisi mobilnya dengan penumpang penuh dan juga barang-barang yang banyak. Bahkan, banyak yang melakukannya hingga melebihi batas muatan maksimal yang disarankan oleh pabrik.

Jika hal ini dilakukan, tentu saja akan berdampak pada pengendara itu sendiri, maupun pengendara lain.

Dampak dari muatan yang melebihi batas tadi yaitu rawan terjadinya kecelakaan. Tak sedikit kecelakaan yang terjadi diakibatkan karena kendaraan mengalami kelebihan muatan.

Berikut ini, resiko atau dampak dari dilakukannya penggunaan kendaraan yang kelebihan muatan:

Bahaya yang pertama ada pada Ban dan Suspensi

Hal umum jika ban dan suspensi merupakan sesuatu yang penting untuk menjadi tumpuan. Ketika beban kendaraan melebihi standar pabrik, maka ban dan suspensi menjadi kurang optimal.

Ketika kendaraan kelebihan beban muatan, maka suspensi akan bekerja lebih keras dan mobil menjadi kurang stabil ketika dikendarai. Ketika dibutuhkan refleks yang tinggi untuk menghindari halangan didepan, mobil cenderung kurang responsif.

Hal ini berbahaya jika mobil melaju dengan kecepatan yang lumayan tinggi.

Bahaya pada bagian Kaki-kaki

Lazimnya, mobil yang tidak sesuai dengan peruntukannya akan mengurangi umur ekonomis suatu benda/barang. Hal ini juga berlaku pada komponen kendaraan, terutama pada bagian kaki-kaki.

Kaki-kaki juga akan bekerja lebih keras ketika terjadi beban berlebih akibat muatan yang terlalu banyak. Akibatnya, umur kaki-kaki pada kendaraan menjadi lebih pendek. Hal terburuk yang dapat terjadi karena kelebihan muatan yaitu kaki-kaki patah dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Bahaya pada Sektor Mesin

Ketika kendaraan diisi dengan muatan yang berlebihan, mesin juga bekerja lebih keras. Mesin juga akan mengalami penurunan performa akibat dari beban yang ditanggung. Ketika menemui jalanan yang menanjak seperti pada daerah pegunungan, maka akan menyebabkan mobil tidak mampu melewati medan tersebut.

Ketika mobil tidak berhasil menanjak dan mengakibatkan mobil mundur, maka akan menyebabkan kecelakaan.

Bahan Bakar yang Meningkat

Bahaya yang selanjutnya yaitu terjadi pembengkakan pada sisi biaya bahan bakar. Mobil yang digunakan dengan beban berlebih pastinya akan mengkonsumsi bahan bakar yang lebih banyak. Dengan begitu anggaran untuk membeli bensin bisa lebih banyak.

Bahay pada Kondisi Penumpang

Kendaraan yang diisi penuh dengan penumpang maupun barang pastinya membuat penumpang menjadi kurang nyaman. Karena posisi yang kurang nyaman dan kadang harus berhimpitan satu sama lain, mengakibatkan penumpang menjadi cepat lelah, tak heran jika penumpang juga mengalami pegal akibat posisi duduk yang kurang nyaman.

Bahaya tidak Tercover Asuransi

Mobil yang mengalami kecelakaan akibat kelebihan muatan akan menjadikan asuransi tidak bisa diklaim. Kebanyakan aturan ini telah tertuang dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor.

Jadi lupakan berkendara dengan beban berlebih, hal ini demi keselamatan penumpang maupun pengendara lain yang berada disekitar kita.

Share: